Pemanasan adalah salah satu hal yang paling penting saat sebelum melakukan olahraga.Tetapi juga bisa membantu mempersiapkan tubuh sebelum berolahraga. Dengan begitu, tubuh tidak merasa “kaget” dan terhindar dari berbagai gangguan. Semua jenis olahraga harus diawali dengan pemanasan, termasuk olahraga lari.

Dan ternyata olahraga lari ini memang banyak diminati oleh banyak orang karena ada banyak manfaat kesehatan tubuh yang akan didapat saat berolahraga lari. Sebelum melakukan olahraga ini, pastikan untuk mempersiapkan fisik dan mental dengan baik. Salah satu cara untuk mempersiapkan tubuh adalah dengan pemanasan sebelum dan sesudah lari. Lantas, apa saja pemanasan yang bisa dilakukan sebelum lari? Baca pembahasannya di bawah ini.

Calf Raise

“Selain itu, menjinjitkan kaki 12 sampai 15 kali (tahan beberapa detik) juga merupakan gerakan dalam pemanasan sebelum lari berikutnya,” ungkap judi online Saat telapak kaki meninggalkan tanah saat berlari, otot betis akan berkontraksi. Karena itu, berikan gerakan peregangan agar otot betis lebih dinamis.

Melenturkan paha depan

Quadriceps, atau paha depan, tidak boleh dilupakan saat melakukan pemanasan sebelum lari. Untuk “memanaskan” paha depan, Kalian cukup berdiri dengan tegak, lalu angkat betis dan kaki ke arah belakang. Lakukan pemanasan ini, mulai dari kaki kanan, kemudian beralih ke kaki kiri.Setidaknya, tahan gerakan ini selama 30 detik, Gerakan ini penting untuk dilakukan karena paha tentunya akan bergerak bebas saat berlari. Pemanasan sebelum lari ini harus dilakukanApalagi kalau kalian berada di medan yang cukup ekstrim.Peregangan otot ini, harus dirasakan di bagian depan paha Kalian, mulai dari pinggul hingga lutut. Jika peregangan dirasakan di bagian tubuh lainnya, maka ada yang salah dengan gerakan Kalian.

Berjalan

Dideretan terakhir ada berjalan, Berjalan mengharuskan tubuh untuk berfungsi serupa dengan lari, tetapi hanya dengan kekuatan otot yang lebih rendah. Berjalan dengan perlahan mempercepat denyut jantung, mengaktifkan otot, meningkatkan suhu tubuh, dan melancarkan aliran darah Kalian. Berjalan adalah cara yang cukup baik untuk memulai lari, terutama bagi para pelari yang belum lama sembuh dari cedera. Berjalan selama 3 sampai 5 menit dengan santai sembari menerapkan latihan pernapasan yang tepat sebelum lari merupakan pemanasan terbaik untuk tubuh Kalian.